6 Manfaat Madu Mentah Terbaik

Madu secara alami mengandung nutrisi dan enzim yang memiliki berbagai manfaat kesehatan dan penggunaan medis. Mungkin itu sebabnya itu telah digunakan sebagai obat tradisional sepanjang sejarah. Saat ini, madu masih merupakan makanan yang populer dan bahkan digunakan di beberapa rumah sakit sebagai perawatan medis untuk luka. Namun, manfaat kesehatan ini khusus untuk madu yang tidak dipasteurisasi.

Produsen memproses sebagian besar madu yang Anda temukan di toko kelontong. Pemanasan madu membantu meningkatkan warna dan tekstur, dan menghilangkan kristalisasi yang tidak diinginkan. Banyak antioksidan dan bakteri yang menguntungkan juga dihilangkan atau dihancurkan dalam prosesnya.

Jika Anda tertarik untuk mencoba madu mentah, beli dari produsen lokal tepercaya. Sementara itu, periksa beberapa manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh madu mentah:

1. Sumber Antioksidan Yang Baik

Madu mentah mengandung antioksidan yang disebut senyawa fenolik. Beberapa jenis madu memiliki banyak antioksidan seperti buah dan sayuran. Antioksidan membantu melindungi tubuh Anda dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Radikal bebas berkontribusi pada proses penuaan dan mungkin juga berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Studi menunjukkan bahwa polifenol dalam madu dapat berperan dalam mencegah penyakit jantung.

2. Sifat Antibakteri dan Antijamur

Madu mentah dapat membunuh bakteri dan jamur yang tidak diinginkan. Secara alami mengandung hidrogen peroksida, antiseptik. Beberapa rumah sakit di Eropa telah menggunakan madu Manuka untuk melawan methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), sejenis infeksi bakteri staph yang menjadi resisten terhadap antibiotik. Efektivitas madu sebagai antibakteri atau antijamur tergantung pada jenis madu.

3. Sembuhkan Luka

Madu manuka juga digunakan dalam pengaturan medis untuk mengobati luka karena ini adalah pembunuh kuman yang efektif. Para peneliti percaya ini karena memiliki sifat antibakteri tambahan selain hidrogen peroksida alami.

Studi menunjukkan bahwa madu Manuka dapat meningkatkan waktu penyembuhan dan mengurangi infeksi pada luka. Namun, madu yang digunakan di setting rumah sakit adalah kelas medis, yang berarti aman dan steril. Anda tidak boleh berharap untuk merawat luka dengan madu yang Anda beli dari toko kelontong.

4. Diisi dengan Phytonutrisi

Fitonutrien adalah senyawa yang ditemukan pada tanaman yang membantu melindungi tanaman dari bahaya. Sebagai contoh, beberapa mungkin menjauhkan serangga atau melindungi tanaman dari radiasi UV yang keras.

Fitonutrien memberikan manfaat antioksidan dan anti-inflamasi, yang membantu Anda menjaga kesehatan yang baik. Karena madu terbuat dari tumbuh-tumbuhan, ia juga memiliki fitonutrien. Nutrisi berharga ini unik untuk madu mentah dan menghilang ketika madu diproses secara berlebihan.

5. Bantuan untuk Masalah Pencernaan

Madu kadang-kadang digunakan untuk mengobati masalah pencernaan seperti diare, meskipun tidak ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa itu berhasil. Namun, terbukti efektif sebagai pengobatan untuk Helicobacter pylori (H. pylori), penyebab umum ulkus peptikum. (Ulkus peptik terjadi di lambung atau sistem pencernaan.) Mengambil 1-2 sendok teh dengan perut kosong dikatakan dapat menenangkan rasa sakit dan membantu proses penyembuhan.

6. Menenangkan Sakit Tenggorokan

Kedinginan? Cobalah sesendok madu. Madu adalah obat sakit tenggorokan lama. Coba tambahkan ke teh panas dengan lemon. Ini juga berfungsi sebagai penekan batuk.

Penelitian menunjukkan bahwa madu sama efektifnya dengan dextromethorphan, bahan obat batuk umum yang dijual bebas, dalam mengobati batuk. Cukup makan satu atau dua sendok teh langsung.

Apakah Ada Risiko?

Selain bakteri dan nutrisi yang bermanfaat, madu mentah juga bisa membawa bakteri berbahaya seperti botulism. Ini sangat berbahaya bagi bayi, jadi Anda tidak boleh memberi makan madu mentah kepada bayi yang berusia kurang dari satu tahun.

Botulism menyebabkan gejala yang mirip dengan keracunan makanan (misalnya mual, muntah, demam) pada orang dewasa. Temui dokter Anda jika Anda mengalami gejala-gejala ini setelah mengonsumsi madu mentah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar